Tim Mooring Tangguh LNG

Penulis: Richard Kalami, Harbor & Marine Coordinator
Tanggal: 6 Juni 2016

Kelompok kepil atau mooring gang mungkin terdengar asing di telinga kita. Istilah ini memang lebih akrab kita jumpai di bidang kemaritiman atau pelayaran. Profesi sebagai mooring gang dapat ditemui sewaktu berada di pelabuhan atau dermaga. Di sini kita kerap menyaksikan orang-orang yang bertugas memastikan tambat dan lepas tali kapal, termasuk memastikan mobilisasi barang dan manusia dapat berlangsung dengan aman tanpa gangguan. Di Tangguh LNG Tim Mooring bertugas di areal combo dock, LNG Jetty, construction jetty dan area marine dan logistik.

Persyaratan dasar yang harus dimiliki anggota mooring di Tangguh LNG adalah mereka yang memiliki kondisi fisik prima dengan dibuktikan dengan sertifkat kesehatan yang masih berlaku, memiliki kecapakan ijazah SMP/SMA atau sederajat, dan mempunyai pengalaman atau keterampilan sebagai mooring gang minimal 3 tahun.

Sebagai bagian dari One Team Tangguh keberadaan Tim Mooring penting terutama dalam mendukung pergerakan kapal, barang, dan manusia di areal pelabuhan dan sekitarnya. Tim Mooring harus meminimalisir berbagai gangguan dan mencegah terjadinya kecelakaan yang mungkin terjadi saat proses tambat dan lepas kapal di areal pelabuhan.

Dalam melaksanakan tugas sehari-hari, Tim Mooring dihadapkan dengan berbagai tantangan di lapangan. Tantangan yang terjadi umumnya disebabkan oleh faktor alam, seperti cuaca yang berubah-ubah dan pasang surut air. Meski demikian melalui toolbox meeting harian, evaluasi dan monitoring, perbaikan terus dilakukan. Setiap anggota diminta fokus dan saling mengingatkan satu sama lain, dan memastikan semua pekerjaan berlangsung aman.