Yohanes Boho: Anak Moskona ke India

Tanggal: 21 Agustus 2017

Mahasiswa Universitas Ciputra Surabaya asal Moskona, Kabupaten Teluk Bintuni, Yohanes Boho, berhasil menjadi salah satu dari 12 orang yang terpilih dalam program Outstanding Student for the World (OSTW) 2017 yang diselenggarakan Kementerian Luar Negeri RI pada 20-30 April 2017.

Perwakilan Universitas Ciputra, Suryani Salim, mengaku terpilihnya Yohanes sangat membanggakan. Yohanes berhasil lolos setelah melalui beberapa proses seleksi termasuk seleksi administrasi, wawancara dan presentasi business plan, ujarnya. Mereka yang terpilih memiliki prestasi kewirausahaan dengan pemanfaatan teknologi komunikasi dan informasi.

Ke-12 pemuda yang terpilih ini berkumpul di Silicon Valley India bersama dengan seluruh anak-anak muda dari seluruh dunia, bertukar pengalaman tentang wirausaha. “Ini kesempatan langka dan tidak semua pelajar mendapat kesempatan berharga ini,” tambah Suryani.

Rangkaian kegiatan OSTW 2017 dimulai dengan pembekalan selama tiga hari di Jakarta, dilanjutkan dengan kunjungan ke Bengaluru, Pune dan Mumbai. Kunjungan delegasi OSTW ke India, khususnya ke Bengaluru, didasari pertimbangan bahwa Bengaluru merupakan salah satu wilayah dengan fasilitas dan pusat pengembangan teknologi komunikasi dan informasi terbaik di dunia.

Suryani berharap, kesempatan ini dimanfaatkan sebaik mungkin oleh Yohanes, terutama dalam pengembangan diri sebagai pemimpin muda dalam dunia bisnis di masa depan. Diakui Suryani, Yohanes merupakan salah satu rising star, selain memiliki IPK di atas 3, Yohanes juga peraih medali perak kejuaraan taekwondo antar pelajar se-Jawa Timur.

Yohanes Boho, adalah satu pelajar peserta program Tangguh LNG untuk menggembleng wirausaha muda, atau yang dikenal dengan sebutan Youth Entrepreneurship. Tercatat ada enam orang pelajar asal Bintuni yang sedang dipersiapkan sebagai calon pemimpin bisnis indigenous people di masa depan. Keenam pelajar tersebut tersebar di Universitas Ciputra dan di Institut Manajemen Koperasi Indonesia (IKOPIN) Bandung.

"Saya mau membangun Papua lewat bisnis... makanya saya harus kuliah yang baik dan menjadi pengusaha sukses", ucap Yohanes.