Program beasiswa Tangguh LNG: Empat mahasiswa asal Teluk Bintuni selesaikan pendidikan di Akamigas Cepu

Tanggal: 10 Juli 2015
Pada Jumat, 10 Juli 2015 empat mahasiswa Sekolah Tinggi Energi dan Mineral (STEM)  Akamigas yang berasal dari Kabupaten Teluk Bintuni, Provinsi Papua Barat, dan menerima beasiswa penuh dari Tangguh LNG diwisuda oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said. Keempat mahasiswa tersebut  adalah Gery Samaduda, Novita Ona Kemon, Marice Asmorom, dan Zaitun Masipa.
 
Program beasiswa ini merupakan bagian dari bidang pendidikan Tangguh Sustainable Development Program (TSDP) yang bekerjasama dengan Sampoerna Foundation sejak 2011. Hingga kini sudah 5 sarjana Akamigas yang dicetak dari program tersebut. Keempat wisudawan ini diharapkan dapat menjadi talent pool bagi Tangguh LNG dalam memenuhi komitmen 85% pekerja Papua di Tangguh LNG pada tahun 2029. Keempat lulusan ini telah mendapatkan kesempatan untuk ikut dalam Program Magang di Tangguh, dimana mereka akan dipersiapkan untuk menjadi teknisi-teknisi handal Tangguh LNG.

BP bersama para mitra Tangguh LNG telah menginvestasikan lebih dari 25 juta Dollar Amerika untuk program investasi sosialnya di bidang pendidikan, kesehatan, peningkatan mata pencaharian, tata kelola pemerintahan, hubungan eksternal, program pengembangan masyarakat adat, dan pengembangan masyarakat Papua. 
 
Tangguh dioperasikan oleh BP Berau Ltd sebagai kontraktor SKK Migas. BP memegang 37,16% saham di proyek tersebut. Mitra-mitra kontrak Tangguh lainnya adalah MI Berau B.V. (16,30%), CNOOC Muturi Ltd. (13,90%), Nippon Oil Exploration (Berau), Ltd. (12,23%), KG Berau/KG Wiriagar (10,00%), Indonesia Natural Gas Resources Muturi Inc. (7,35%), dan Talisman Wiriagar Overseas Ltd. (3,06%).