1. Beranda
  2. Produk dan layanan
  3. SPBU
  4. bp sustainability
  5. Desa Anom

Warga Semakin Terbantu, Berikut Cerita dari Desa Anom

Berbagi dan saling membantu menjadi hal yang membahagiakan, tidak hanya bagi seseorang yang merasa terbantu, namun sebagai yang membantu, kebahagiaan itu akan terasa. Kegiatan bakti sosial kerap dilakukan untuk menunjukan sikap peduli terhadap sesama, hal ini pun yang dilakukan oleh PT Aneka Petroindo Raya (APR), perusahaan joint venture antara bp dan AKR yang mengelola SPBU BP-AKR, dan Indonesian Black Car Community – Tangerang Raya Chapter (IBCC TANGRAY). Kegiatan bakti sosial ini telah dilakukan pada tanggal 27 Desember 2019 sampai dengan 11 Januari 2020. Namun, sampai dengan saat ini apa yang telah dilakukan dan dibagikan menjadi cerita bagi penerima bantuan yaitu masyarakat Desa Anom, Kecamatan Tanjung Kait, Kabupaten Tangerang. Seperti apa cerita Desa Anom? Simak di sini!
Anom Village
Anom Village

1. Terpilih menjadi penerima bantuan sosial

Sesuai dengan misi dari BP-AKR yaitu "Everyday Brighter Move" yang memiliki tujuan untuk membantu dan menjadikan masyarakat daerah memiliki kehidupan yang lebih cerah dan lebih baik dalam hal ini fasilitas maupun kehidupan. Misi ini pun diharapkan dapat berlanjut sampai membawa dampak yang positif untuk masyarakat melalui kegiatan sosial.

 

2. Melakukan perbaikan surau dan pembangunan jembatan

Dalam kegiatan sosial yang dilakukan oleh BP-AKR dan IBCC TANGRAY ini, fasilitas seperti jembatan dan surau menjadi hal yang diperhatikan. Hal ini dikarenakan jembatan menjadi fasilitas utama yang diperlukan oleh warga desa Anom untuk dapat menyebrang antar RW, sehingga kepentingan untuk bersosialisasi dan berdagang dapat berjalan dengan lancar. Setelah diresmikannya jembatan dan juga perbaikan surau, membuat warga Desa Anom menjadi lebih merasa terbantu untuk melakukan kegiatannya.

 

3. Mendapatkan bantuan sembako

Sembako adalah bahan-bahan yang dibutuhkan oleh semua orang untuk dapat melangsungkan kehidupannya. Namun dengan kendala ekonomi atau pun transportasi, tidak jarang kebutuhan tersebut pun tidak dapat dipenuhi. Melalui kegiatan sosial yang dilakukan oleh BP-AKR dalam rangka memperingati hari ulang tahunnya, tidak hanya fasilitas yang menjadi perhatian, namun pembagian sembako pun dilakukan. Hal ini diharapkan dapat membantu masyarakat Desa Anom.

 

4. Emak Endu yang mendapatkan bantuan untuk renovasi rumah

Cerita Desa Anom lainnya datang dari Emak Endu yang menjadi penerima bantuan renovasi rumah. Hal ini sebagai bantuan dan juga apresiasi dari BP-AKR dan IBCC TANGRAY di mana Emak Endu adalah pekerja keras yang bekerja sebagai juru masak di bagan-bagan pemancingan dengan upah di bawah minimum. Saat ini rumah Emak Endu sudah selesai direnovasi sehingga diharapkan dapat membuat beliau memiliki kehidupan yang lebih nyaman.

Anom Village