1. Beranda
  2. Siapa kami
  3. Tangguh LNG

Tangguh LNG

Tangguh LNG merupakan suatu pengembangan dari enam lapangan gas terpadu yang terletak di wilayah Kontrak Kerja Sama (KKS) Wiriagar, Berau dan Muturi di Teluk Bintuni, Papua Barat
Tangguh LNG

Cadangan gas ditemukan pada pertengahan tahun 1990-an oleh Atlantic Richfield Co. (ARCO). Tangguh LNG dioperasikan oleh BP Berau Ltd. (100% milik bp). Anak perusahaan lain milik bp lainnya dalam pengembangan Tangguh LNG ini adalah BP Muturi Holdings B.V., BP Wiriagar Ltd. dan Wiriagar Overseas Ltd. – sehingga membuat bp memiliki 40.22% kepemilikan di Tangguh LNG.

 

Mitra-mitra kerja lainnya:

  • MI Berau B.V. (16.30%)
  • CNOOC Muturi Ltd. (13.90%)
  • Nippon Oil Exploration (Berau) Ltd. (12.23%)
  • KG Berau Petroleum Ltd (8.56%)
  • KG Wiriagar Petroleum Ltd. (1.44%)
  • Indonesia Natural Gas Resources Muturi Inc. (7.35%)


Tangguh mulai berproduksi pada tahun 2009, hanya empat tahun setelah memperoleh persetujuan dari Pemerintah. Kini, Tangguh telah beroperasi sesuai kapasitasnya, dan pengembangan sedang berlangsung untuk menambah satu kilang LNG baru (Train 3) lagi di Tangguh.

Program sosial Tangguh LNG
Program sosial Tangguh LNG
Program pemagangan teknisi Papua Tangguh LNG
Program pemagangan teknisi Papua Tangguh LNG

Program Magang Teknisi Tangguh LNG merupakan sebuah program yang bertujuan untuk melatih peserta sehingga memiliki kemampuan teknis sehingga dapat menjadi teknisi yang andal dan siap bekerja baik di bp maupun pada proyek migas lainnya.

 

Berbagai keterampilan diajarkan pada program yang berlangsung intensif selama tiga tahun ini, antara lain fisika, matematika, kimia, Bahasa Inggris, produksi minyak & gas, mekanik, instrumentasi, kelistrikan, keselamatan kerja dan lainnya.

 

Program ini ditujukan bagi orang asli Papua yang berdomisili di Papua Barat dengan minimal pendidikan SMA / SMK hingga maksimal D4, berusia minimal 16 tahun dan maksimal 30 tahun.

 

112 peserta asal Papua dan Papua Barat telah mengikuti program ini dan 32 di antaranya telah menyelesaikan rangkaian program selama tiga tahun sehingga kini bekerja sebagai teknisi di kilang Tangguh LNG.

 

Program ini merupakan pencerminan dari komitmen Tangguh LNG dalam mengembangkan tenaga kerja lokal menuju 85% pekerja asal Papua dan Papua Barat pada tahun 2029 nanti. Melalui program ini, Tangguh menciptakan sebuah wadah untuk mempersiapkan talenta lokal untuk Papua Barat yang lebih baik.